Tools Mengecek ROE/ROA untuk Analisis Buffett
Tools mengecek ROE/ROA untuk analisis Buffett adalah senjata rahasia yang sering diabaikan investor pemula, padahal ini kunci agar portofolio tidak merah membara.
Pernahkah kamu merasakan jantung berdebar kencang saat melihat aplikasi sekuritas? Merah. Minus 10%. Besoknya minus lagi. Padahal, katanya perusahaan itu "bagus". Katanya labanya naik. Tapi kenapa harga sahamnya terjun bebas?
Jujur saja, rasanya sakit. Bukan cuma soal uang yang hilang, tapi rasa percaya diri yang hancur. "Apakah saya memang tidak bakat investasi?"
Tunggu dulu. Jangan buru-buru menyalahkan diri sendiri. Masalahnya mungkin bukan pada bakatmu, tapi pada alat ukur yang kamu pakai. Kamu mungkin terpesona pada "Laba Bersih" tapi lupa mengecek seberapa efisien perusahaan itu mencetak uang dari modal yang kamu setor.
Warren Buffett, sang Oracle of Omaha, tidak pernah asal tebak. Dia punya saringan ketat. Dia gila pada efisiensi modal. Dan di sinilah kita akan membedah tuntas bagaimana cara meniru cara pandang beliau menggunakan alat-alat yang tersedia di genggamanmu sekarang.
Siapkan kopimu. Kita akan masuk ke "dapur" analisis fundamental yang sebenarnya.
Daftar Isi Panduan Ini:
- Apa Itu ROE dan ROA: Bahasan Tanpa Rumus Rumit
- Kenapa Buffett Sangat Peduli ROE? (Rahasia Compounding)
- Pertarungan ROE vs ROA: Kapan Pakai Yang Mana?
- Tools Gratis Mengecek ROE/ROA (Pemula Wajib Coba)
- Tools Premium untuk Analisis Lebih Tajam
- Awas Jebakan! Cara Membaca Angka ROE yang Menipu
- Studi Kasus Saham Indonesia: Mana yang Emas, Mana yang Loyang?
- Checklist Memilih Saham Sehat ala Buffett
- Kesalahan Fatal Investor Ritel Saat Screening
- Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Sebelum kita loncat ke tools, ada baiknya kita luruskan dulu pemahaman dasarnya. Jangan sampai punya kalkulator canggih tapi tidak tahu cara menghitung, kan?
Apa Itu ROE dan ROA: Bahasan Tanpa Rumus Rumit
Lupakan dulu buku teks kuliah yang membosankan. Kita bahas pakai bahasa pasar, bahasa warung, bahasa emak-emak yang ngerti duit.
Return on Equity (ROE): Uang Kita Kerja Sekeras Apa?
Bayangkan kamu dan temanmu, sebut saja Budi, patungan buka warkop. Kamu setor modal 10 juta, Budi setor 10 juta. Total modal (Equity) adalah 20 juta.
Setahun berjalan, warkop itu menghasilkan laba bersih 4 juta.
Berapa ROE-nya? 4 juta dibagi 20 juta = 20%. Artinya, setiap Rp100 perak uang yang kalian tanam, warkop itu bisa mengubahnya menjadi Rp20 perak keuntungan. Sederhana, kan?
Investor menyukai ROE tinggi karena itu artinya manajemen pintar memutar modal pemegang saham.
Return on Assets (ROA): Seberapa Efisien Mesin Bisnisnya?
Nah, kalau ROA ceritanya beda dikit. Misal, untuk memperbesar warkop tadi, kalian pinjam uang ke bank 80 juta. Sekarang, total aset warkop bukan cuma 20 juta (modal kalian), tapi jadi 100 juta (20 juta modal + 80 juta utang).
Kalau labanya tetap 4 juta, maka ROA-nya adalah 4 juta dibagi 100 juta = 4%.
Kecil banget! Ini tanda bahaya. Manajemen terlihat hebat kalau cuma lihat ROE (20%), tapi kalau lihat ROA (4%), ternyata bisnis ini gemuk karena utang, bukan karena efisiensi murni.
Di sinilah banyak investor terjebak. Mereka melihat satu angka hijau tebal di aplikasi, langsung tekan tombol BUY. Padahal, ada satu rahasia Buffett yang membuat dia menghindari perusahaan dengan ROA rendah meski ROE-nya selangit. Apa itu?
Kenapa Buffett Sangat Peduli ROE? (Rahasia Compounding)
Warren Buffett tidak mencari keuntungan semalam. Dia mencari "mesin pencetak uang" yang bisa bekerja sendiri saat dia tidur.
Bagi Buffett, perusahaan dengan ROE tinggi yang konsisten (digarisbawahi: konsisten) tanpa utang yang berlebihan adalah indikasi adanya Economic Moat atau benteng pertahanan bisnis yang kuat.
Jika kamu ingin benar-benar menyelami pola pikir beliau, sangat saya sarankan kamu meluangkan waktu 5 menit untuk membaca artikel tentang siapa Warren Buffett sebenarnya. Di sana dibahas latar belakang yang membentuk filosofi investasinya yang unik.
Buffett menyukai ROE di atas 15% - 20% selama 5-10 tahun berturut-turut. Ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut tidak butuh suntikan modal terus-menerus hanya untuk bertahan hidup.
Pertarungan ROE vs ROA: Kapan Pakai Yang Mana?
Banyak yang bingung, "Jadi saya harus lihat yang mana?"
Jawabannya: Tergantung industrinya.
- Sektor Perbankan: Fokuslah pada ROE dan ROA sekaligus. Bank hidup dari utang (dana nasabah). ROA bank yang kecil (misal 1-2%) itu wajar karena asetnya jumbo, tapi ROE harus tetap tinggi.
- Sektor Manufaktur/Pabrik: ROA sangat krusial. Pabrik butuh mesin, tanah, gudang (Aset). Kalau aset segunung tapi laba seuprit, berarti mesinnya karatan atau manajemennya tidur.
- Sektor Teknologi/Jasa: Biasanya asetnya kecil (hanya laptop dan otak). ROE mereka seringkali gila-gilaan (bisa 40%++). Di sini, cek ROE lebih relevan.
Tools Gratis Mengecek ROE/ROA (Pemula Wajib Coba)
Kabar baiknya, kamu tidak perlu beli terminal Bloomberg seharga ratusan juta untuk melakukan analisis ini. Berikut adalah tools mengecek ROE/ROA untuk analisis Buffett yang gratis dan powerful.
1. RTI Business (Mobile App)
Ini adalah aplikasi wajib investor saham Indonesia. Hampir semua "emak-emak trader" punya ini di HP-nya.
Cara Pakai:
- Buka aplikasi, ketik kode saham (misal: BBCA).
- Masuk ke tab Key Stats.
- Scroll ke bawah ke bagian Profitability.
- Voila! Angka ROE (Annualised) dan ROA terpampang jelas.
2. Stockbit (Versi Free)
Stockbit punya antarmuka yang sangat modern dan ramah mata.
Cara Pakai:
- Masuk ke website atau aplikasi Stockbit.
- Cari emiten.
- Pilih menu Keystats.
- Kamu bisa melihat perbandingan ROE tahun ini dengan rata-rata industrinya. Ini fitur keren biar kamu tahu saham itu juara kelas atau murid yang tinggal kelas.
3. Yahoo Finance & Google Finance
Kalau kamu main saham luar negeri (US Stocks) atau ingin data global, dua raksasa ini andalannya.
Cara Pakai:
- Cari ticker symbol (misal: AAPL untuk Apple).
- Klik tab Statistics (di Yahoo Finance).
- Cari bagian Management Effectiveness. Di sana ada Return on Assets dan Return on Equity (ttm - trailing twelve months).
Tapi hati-hati. Tools gratisan biasanya hanya menampilkan data "saat ini" atau "tahun lalu". Padahal, Buffett melihat data 10 tahun ke belakang. Bagaimana caranya melihat data historis panjang tanpa capek input Excel satu-satu?
Tools Premium untuk Analisis Lebih Tajam
Kalau modal investasimu sudah lumayan, menyisihkan sedikit profit untuk langganan tools itu investasi leher ke atas yang cerdas.
1. Stockbit Pro
Di versi Pro, ada fitur Financials yang bisa ditarik sampai 10-20 tahun ke belakang. Kamu bisa melihat grafik tren ROE-nya. Apakah menanjak? Atau seperti roller coaster? Ingat, Buffett benci ketidakpastian.
2. Simply Wall St
Ini favorit saya untuk visualisasi. Mereka tidak cuma kasih angka, tapi kasih infografis "Snowflake".
- Kelebihan: Menjelaskan apakah ROE tinggi itu karena laba murni atau utang, dengan bahasa visual yang mudah dimengerti orang awam.
- Kekurangan: Versi gratisnya sangat terbatas.
3. Morningstar
Sering dijadikan rujukan manajer investasi dunia. Analisis rasionya sangat mendalam dan seringkali sudah "dibersihkan" dari one-off gain (keuntungan sekali waktu yang menipu).
Awas Jebakan! Cara Membaca Angka ROE yang Menipu
Ini bagian terpenting dari artikel ini. Tolong baca pelan-pelan.
Ada sebuah saham, sebut saja PT Jebakan Maut Tbk. ROE-nya 50%. Wow, luar biasa kan? Lebih tinggi dari BBCA!
Tapi tunggu dulu. Kamu perlu bedah pakai DuPont Analysis sederhana.
ROE bisa naik karena 3 hal:
- Net Profit Margin naik (Bagus! Efisiensi operasional).
- Asset Turnover naik (Bagus! Penjualan laris).
- Financial Leverage naik (BAHAYA! Utang makin banyak).
Banyak perusahaan "gorengan" atau perusahaan yang mau bangkrut memiliki ROE tinggi semu karena modal (Equity) mereka tergerus rugi, atau utang mereka membengkak drastis. Karena pembaginya (Equity) makin kecil, hasil baginya (ROE) jadi terlihat besar.
Jadi, kalau lihat ROE tinggi, jangan langsung senang. Cek dulu DER (Debt to Equity Ratio). Kalau ROE tinggi tapi DER di atas 100% atau 150%, alarm bahaya harus berbunyi di kepalamu.
Studi Kasus Saham Indonesia: Mana yang Emas, Mana yang Loyang?
Mari kita ambil contoh nyata (data historis, bukan rekomendasi beli/jual).
Kasus 1: The Compounder (Sido Muncul - SIDO)
Beberapa tahun lalu, SIDO konsisten mencetak ROE di atas 20%, bahkan menyentuh 30%. Yang menarik, mereka hampir tidak punya utang (kas bersih). Ini adalah tipe saham yang masuk radar gaya Buffett. Efisien, produk punya brand kuat (moat), dan neraca sehat.
Kasus 2: The Debt Trap (Saham Konstruksi BUMN)
Di periode tertentu, beberapa saham konstruksi memiliki aset super jumbo. Tapi coba cek ROA-nya. Seringkali di bawah 3% atau bahkan 1%. Ini menunjukkan beban bunga utang yang menggerogoti laba. Meskipun proyek terlihat banyak, pemegang saham tidak mendapatkan "daging" yang tebal.
Mempelajari profil Warren Buffett akan mengajarkanmu bahwa dia lebih memilih bisnis permen yang ROE-nya tinggi daripada bisnis konstruksi raksasa yang padat modal dan margin tipis.
Checklist Memilih Saham Sehat ala Buffett
Bingung mulai dari mana? Screenshot checklist ini. Gunakan saat kamu membuka tools mengecek ROE/ROA untuk analisis Buffett pilihanmu:
📋 The Buffett Filter:
- ✅ ROE > 15% (Rata-rata selama 5 tahun terakhir).
- ✅ ROA > 5-10% (Tanda manajemen aset efisien).
- ✅ Tren Laba Naik (Grafik EPS mendaki bukit, bukan terjun payung).
- ✅ Utang Terkendali (DER di bawah 1, atau maksimal 0.5 untuk konservatif).
- ✅ Cashflow Positif (Laba di laporan harus ada uang tunainya, bukan cuma piutang).
Kesalahan Fatal Investor Ritel Saat Screening
Saya punya teman, Pak Rian (bukan nama sebenarnya). Dia seorang karyawan swasta yang rajin menabung. Suatu hari dia panik.
"Mas, saham saya harganya turun 40%, padahal ROE-nya 18% lho!"
Setelah saya cek, ternyata dia melakukan satu kesalahan fatal: Membeli di valuasi mahal.
ROE dan ROA adalah alat ukur KUALITAS perusahaan, bukan alat ukur MURAH/MAHAL harga saham.
Perusahaan dengan ROE 100% sekalipun, kalau dihargai dengan PER (Price to Earning Ratio) 100 kali, tetap saja berisiko tinggi. Buffett membeli perusahaan hebat (ROE Tinggi) di harga wajar (Valuasi Masuk Akal). Jangan lupakan separuh persamaan ini.
Insight Advance: Look Through Earnings
Investor tingkat lanjut biasanya tidak cuma melihat angka yang disajikan aplikasi. Mereka melakukan penyesuaian. Mereka membuang keuntungan dari penjualan aset (tanah/gedung) dari perhitungan laba. Kenapa? Karena jual tanah itu cuma kejadian sekali. Tahun depan belum tentu ada tanah yang dijual lagi.
Jika kamu bisa membersihkan laporan keuangan seperti ini, levelmu sudah di atas 90% investor ritel lainnya.
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Berapa angka ROE yang bagus menurut Warren Buffett?
Warren Buffett umumnya mencari perusahaan dengan ROE (Return on Equity) konsisten di atas 15% hingga 20% selama beberapa tahun, dengan catatan utang perusahaan tersebut rendah.
Apakah ROE tinggi selalu berarti saham bagus?
Tidak selalu. ROE tinggi bisa jadi jebakan jika disebabkan oleh utang yang sangat besar (High Leverage). Selalu cek rasio DER (Debt to Equity) saat melihat ROE yang tinggi.
Apa bedanya ROE dan ROI?
ROE (Return on Equity) mengukur keuntungan dari sudut pandang pemegang saham (modal sendiri). Sedangkan ROI (Return on Investment) adalah istilah umum untuk mengukur pengembalian dari total investasi yang dikeluarkan.
Tools apa yang paling akurat untuk cek ROE saham Indonesia?
Untuk data saham Indonesia (IDX), RTI Business dan Stockbit adalah yang paling populer dan datanya cukup real-time serta akurat untuk kebutuhan investor ritel.
Teman-teman investor, angka-angka dalam laporan keuangan itu seperti kompas di tengah lautan. Tanpa itu, kita hanya sedang berjudi menebak arah angin.
Menggunakan tools mengecek ROE/ROA untuk analisis Buffett bukan berarti kamu akan langsung kaya besok pagi. Investasi ala Buffett adalah permainan kesabaran. Ini tentang menanam benih di tanah yang subur, lalu membiarkannya tumbuh.
Jangan malas mengecek. Jangan malas membaca. Dan yang paling penting, jangan pernah berhenti belajar.
Ingin tahu lebih dalam tentang sosok yang menginspirasi strategi ini? Jangan lupa untuk menyelami lebih jauh tentang mengenal Warren Buffett lebih dalam agar mental investasimu sekuat baja.
Sekarang giliranmu. Buka aplikasi sahammu, cek portofoliomu. Berapa ROE saham peganganmu sekarang? Apakah itu emas, atau bom waktu?

Posting Komentar untuk "Tools Mengecek ROE/ROA untuk Analisis Buffett"